SSS Cafe - 07
‘Kurasa aku akan tahu kalau aku meminumnya sekali lagi.’
Keesokan harinya, Jina langsung menuju kafe tersebut.
Benarkah dia minum kopi di kafe di daerah ini? Ingatannya kabur karena dia linglung saat itu.
Kebalikan dari kekhawatiran Jina, kafe yang kemarin masih berdiri di sana.
‘Itu bukan mimpi….’
Belum ada papan tanda toko.
Namun, bangunan yang bersih dan rapi itu tampak mencolok dari kejauhan. Bangunan bata merah bergaya retro itu dirawat dengan saksama oleh pemiliknya.
0 Comments
Posting Komentar